2018-11-16

Gandeng Kementan, Sulawesi Tenggara Kembangkan Teknologi Jarwo Super Ribuan Hektare

BPTP SULAWESI TENGGARA
...

Lewat program upaya khusus peningkatan produksi padi di Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan Gerakan Peningkatan Produksi Padi Sawah Irigasi ( GP3SI) seluas 1000 hektare.

Gerakan tersebut tersebar di tujuh kecamatan yaitu Poleang Barat, Poleang Timur, Poleang Utara, Rarowatu, Rumbia, Rarowatu Utara dan Lantari Jaya.

“Program GP3SI dilaksanakan dengan menetapkan Teknologi Jajar Legowo Super yang didalamnya menggunakan Varietas Inpari 33. Aplikasi Dekomposer, Aplikasi Pupuk Hayati, Penggunaan Bioprotektor dan Penggunaan Alsintan,” ujar Kepala BPTP Sulawesi Tenggara, Muhamad Asaad saat dihubungi, Minggu (16/11).

Untuk diketahui, penerapan teknologi jarwo super ini dilaksanakan berdasarkan kerja sama BPTP Sultra dengan Pemkab Bombana yang melibatkan Tim Peneliti dan Teknisi. Asaad menjelaskan bila pihaknya melakukan pengawalan karena prioritas utamanya adalah kegiatan penerapan teknologi.


Meski demikian, Asaad mengingatkan bahwa kegiatan ini tidak akan berhasil sempurna bila petani tidak menerapkan teknologi seperti yang telah diajarkan oleh tim Kementerian Pertanian.


Diwawancara terpisah, Bupati Bombana Tafdil mengaku sangat menyambut baik Inovasi Jajar Legowo Super ini. Ia berharap kedepannya produktivitas padi di wilayahnya dapat meningkat hingga mencapai 2 ton per hektare.

“Kita berharap peningkatan produktivitas padi ini tinggi sehingga petani dapat menikmati hasilnya,” pungkasnya

Sub Sektor : Padi
Komoditas : Tanaman Pangan
Teknologi yang Digunakan : TEKNOLOGI JARWO SUPER, VUB INAPRI 33, SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO, APLIKASI DEKOMPOSER, APLIKASI PUPUK HAYATI
http://www.rmol.co/read/2018/11/19/366870/Gandeng-Kementan,-Sulawesi-Utara-Kembangkan-Teknologi-Jarwo-Super-Ribuan-Hektare